selamat datang di blog saya ''rahmadanaxtosantrun''

indonesia 26 juni 2010. selamat datang di blog saya ''rahmadanaxtosantrun'' semoga anda senang dengan blog saya dan senring mengunjungi blog saya ''rahmadanaxtosantrun''. Tertanda rahmad.cahyo.gumilar

Rio Ferdinand: Indonesia Berpesta

Sabtu, 04 Desember 2010


VIVAnews - Rio Ferdinand bisa dibilang sudah keranjingan twitter. Pengakuan ini diungkapkannya melalui tweetnya hari Sabtu, 4 Desember 2010.

"Its official: I'm addicted to this twitter, I love it! Is there a number I can ring to sort this out?!" (Resmi sudah: Saya sudah kecanduan twitter, saya suka sekali! Adakah yang bisa saya hubungi untuk mengatasi kecanduan ini?!)

Maka tak heran jika pemain Manchester United ini juga menyimak sepak terjang timnas sepakbola Indonesia. Apalagi ia juga punya banyak follower dari Indonesia.

Menyusul kemenangan telak 6-0 Indonesia atas Laos, Ferdinand tidak lupa melepaskan kicauannya via akun @rioferdy5.

"Indonesia just won 6-0....why do I know this...1 reason - Twitter (twitfam)!! They are gonna paaaaarty!!" (Indonesia menang 6-0....bagaimana saya bisa tahu soal ini...1 alasan - Twitter (twitfam)!! Mereka akan berpestaaaa!!)

Timnas Terima Ucapan Selamat Dari Presiden

Kamis, 02 Desember 2010


PSSI belum memperoleh kabar kemungkinan kehadiran Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan pada Sabtu (4/12) malam untuk menyaksikan secara langsung pertandingan antara timnas Indonesia melawan Laos di babak penyisihan AFF Suzuki Cup 2010.

"Kita belum dapat informasi apa-apa dari Istana," ungkap Sekjen PSSI Nugraha Besoes, Kamis (2/12) siang di Senayan.

Menurut Nugraha Besoes, biasanya pihak rumah tangga menghubunginya ihwal kesediaan atau keinginan RI-1 untuk menyaksikan pertandingan timnas. Yang jelas, PSSI sendiri sudah sejak jauh-jauh hari menyampaikan adanya babak penyisihan AFF Suzuki Cup di Indonesia ini kepada berbagai pihak berkompeten, termasuk Kemenegpora, yang tentunya melaporkannya kepada Presiden.

Presiden SBY terakhir menyaksikan pertandingan timnas Indonesia saat menghadapi Uruguay, Oktober lalu. Presiden yang disertai Ibu Ani Yudhoyono sempat berdiri dari kursinya ketika timnas Indonesia berhasil mencetak gol, walau akhirnya pertandingan itu dimenangkan oleh Uruguay dengan skor 7-1.

Tadi malam, Presiden SBY menyaksikan pertandingan antara timnas Indonesia dengan Malaysia melalui tayangan langsung RCTI di Istana Negara. Seusai pertandingan yang dimenangkan Indonesia 5-1 itu, Presiden langsung mengucapkan selamat melalui Menpora Andi Alfian Mallarangeng yang menonton langsung pertandingan tersebut di SUGBK.

"Pak Presiden menyaksikan pertandingan Piala AFF antara Indonesia melawan Malaysia melalui televisi di Istana," kata Menpora seperti dilansir situs resmi Kemenpora selepas pertandingan.

Presiden SBY juga berharap agar semangat dan pola permainan tinggi yang telah dipertontonkan dengan bagus, terus dijaga untuk pertandingan-pertandingan selanjutnya. Kepada pemain dan seluruh anggota tim Indonesia diharapkan untuk menjaga semangat dan kekompakan tim.

di ambil dari www.pssi-football.com

'Suporter Indonesia Membuat Saya Merinding'


VIVAnews - Striker Timnas, Irfan Haarys Bachdim bermain gemilang saat Indonesia membantai Malaysia 5-1, Rabu 1 Desember 2010. Dalam laga Piala AFF 2010 ini, Irfan mencetak gol perdana bersama tim Merah Putih.

Berkat kepiawaiannya mengolah si kulit bundar, Irfan kini menjadi salah satu pemain populer di Indonesia. Kaum hawa juga banyak yang tergila-gila dengan wajah tampan pemain blasteran Indonesia-Belanda itu.

Lantas seperti apa Irfan menyikapi hal ini. Dan apa target yang ingin diraihnya bersama timnas? Berikut wawancara VIVAnews dengan Irfan di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Kamis 2 Desember 2010.

Bagaimana perasaan Anda setelah sukses mencetak gol perdana bersama timnas Indonesia?

Saya sangat senang bisa mencetak gol bagi timnas. Namun, bagi saya gol itu tidak begitu penting. Yang paling penting adalah kami memenangkan pertandingan itu (lawan Malaysia).

Pelatih timnas Alfred Riedl pernah meragukan kemampuan Anda untuk bergabung dengan timnas. Namun, Anda justru menjadi starter dalam tim ini. Bisa cerita seperti apa perjalanan Anda menuju timnas?

Riedl tidak pernah menolak saya. Dulu Riedl hanya menanyakan di mana saya main. Saya jawab, saya main di tim HFC Haarlem dan hanya berlatih tiga kali dalam seminggu. Dia (Riedl) mengatakan, kalau itu tidak cukup untuk tampil di
level atas seperti timnas. Untuk bergabung dengan timnas Anda harus main di level atas.

Lantas apa yang Anda lakukan?
Saya lalu memilih untuk tampil di Persema (Malang). Riedl akhirnya melihat penampilan saya, dan saya pun terpilih masuk timnas.

Seberapa penting timnas bagi Anda?
Masuk timnas adalah sebuah kebanggaan dan mimpi saya selama ini. Karena itu, ketika dipanggil timnas saya merasa sangat senang dan akan berusaha untuk bermain sebaik mungkin untuk timnas.

Seperti apa Anda memandang timnas saat ini?
Timnas sekarang merupakan tim yang komplet dan punya talenta. Kami punya pemain yang berpengalaman. Kami juga punya pemain masa depan seperti Yongki Aribowo, Johan Juansyah dan saya. Kami pemain-pemain yang masih sangat muda.

Saat ini Anda punya banyak fans. Sebagian besar adalah kaum hawa dimana sebagian ada yang terang-terangan ingin menjadikan Anda sebagai pacarnya. Bagaimana tanggapan Anda soal ini?

Saya sangat berterima kasih dengan semua dukungan yang diberikan oleh masyarakat Indonesia. Namun kalau untuk pacar, saya sudah punya dan sangat mencintai pacar saya. Hanya ada satu pacar dalam hidup saya.

Bagaimana Anda melihat dukungan publik terhadap timnas?
Suporter di sini sangat luar biasa. Saya masih merinding kalau mengingat dukungan yang diberikan oleh para suporter dalam laga kemarin. Karena itu, saya akan selalu berusaha bermain sebaik mungkin untuk memuaskan
masyarakat Indonesia.

Apa yang menjadi target Anda pada Piala AFF 2010 ini?
Saya tidak punya target personal. Bagi saya yang penting adalah timnas bisa juara pada event ini. Saat ini, kami sudah kembali fokus untuk menghadapi Laos (Sabtu 4 Desember 2010). Kalau kami bermain seperti lawan Malaysia, saya pikir kami bisa memenangkan pertandingan nanti.

• VIVAnews

Laos Siap Hadapi Tekanan Di Senayan

Rabu, 01 Desember 2010


Pelatih Laos David Booth menyatakan, tim besutannya sudah siap menghadapi Indonesia dalam pertandingan kedua penyisihan Grup Piala AFF 2010 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Sabtu [4/12] malam WIB.

Laos berhasil membuat kejutan setelah menahan imbang Thailand 2-2 kemarin. Ini merupakan hasil terbaik yang pernah diperoleh Laos dari Thailand dalam 35 tahun terakhir.

“Kami menganggap hasil itu hanya kehilangan dua poin. Manajer tim sebelumnya sudah bilang, Laos bahkan sekalipun belum pernah menahan imbang Thailand dalam 35 tahun. Kami patut bersyukur,” ujar Booth.

“Pemain sudah tampil luar biasa. Kami terdiri dari pemain muda. Banyak diantara mereka yang belum pernah bermain di stadion dan atmosfer seperti ini. Ini merupakan pengalaman pertama mereka.”

“Saya belum tahu akan menyiapkan taktik apa melawan Indonesia, karena tidak tahu kekuatan mereka. Saya belum pernah melihat permainan mereka. Tapi pemain pasti akan bekerja keras.”

Tandem Pilihan Gonzales untuk Lawan Laos


VIVAnews - Meski mengaku nyaman berduet dengan Irfan Bachdim di tim nasional Indonesia, Christian Gonzales menegaskan ingin mencoba berduet dengan Bambang Pamungkas pada laga Grup A Piala AFF melawan Laos, Sabtu 4 November 2010.

Gonzales terus menunjukkan ketajamannya bersama timnas Indonesia saat mencetak satu gol ketika melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu, 1 Desember 2010. Ia mengaku suksesnya di tiga laga bersama timnas Indonesia adalah berkat dukungan penuh rekan setim.

Striker naturalisasi berdarah Uruguay tersebut mengaku tidak memiliki target gol saat melawan Laos, Sabtu besok. Namun, Gonzales mengaku dirinya ingin merasakan berduet dengan Bambang Pamungkas sejak awal pertandingan.

Dari tiga laga yang dilakoni Gonzales bersama Indonesia, melawan Timor Leste, Taiwan, dan Malaysia, striker 34 tahun tersebut selalu diduetkan dengan Irfan Bachdim oleh pelatih Alfred Riedl.

"Duet dengan Irfan biasa saja bagi saya. Saya bisa berduet dengan siapa saja. Saya ingin mencoba duet dengan Bambang. Tapi, itu semua keputusan pelatih. Mungkin dia merasa saya tidak cocok dengan Bambang," kata Gonzales. (kd)

• VIVAnews

Irfan Bachdim Persembahkan Gol untuk Jennifer


VIVAnews - Irfan Bachdim mempersembahkan gol pertamanya bersama tim nasional Indonesia untuk pacarnya, Jennifer. Irfan mengaku impiannya telah tercapai bersama timnas Indonesia.

Setelah melalui tiga pertandingan bersama timnas Indonesia, Irfan akhirnya mencetak gol pertamanya untuk tim Merah Putih dalam turnamen resmi. Striker keturunan Belanda tersebut mencetak gol pamungkas Indonesia saat melumat Malaysia pada laga pertama Grup A Piala AFF, Rabu, 1 Desember 2010.

Irfan mengaku mimpinya untuk mencetak gol bersama tim nasional Indonesia menjadi kenyataan. Maklum langkah pemain berusia 22 ini untuk membela tim Garuda cukup sulit.

"Saya bangga dan senang. Mimpi saya menjadi kenyataan. Tapi, satu gol saya tidak penting. Yang terpenting adalah Indonesia menang. Kami harus menang saat melawan Laos di partai berikut," papar Irfan usai pertandingan.

Irfan sendiri ingin mempersembahkan gol debutnya bersama timnas Indonesia untuk sang pacar. "Gol ini untuk siapa? Untuk pacar saya, Jennifer," kata Irfan dalam wawancara di mixed zone.

Jennifer yang disebut Bachdim adalah Jennifer Kurniawan. Walau belum menikah, Jennifer memilih username @JenniferBachdim di akun twitternya.

Hubungan dua sejoli ini kalau dilihat dari tweet antarmereka memang sangat dekat. Berbeda saat wawancara di mixed zone, Irfan Bachdim tak lama usai pertandingan langsung menyapa sang kekasih dengan lebih mesra, "@JenniferBachdim Thanks Baby-Boo!! I LOVE YOU SOO MUCHH!!"

Riedl Minta Nutrisi Timnas Diperhatikan


VIVAnews - Indonesia berhasil mencukur Malaysia 5-1 pada babak penyisihan Grup A Piala AFF 2010, Rabu, 1 Desember 2010. Meski demikian, kemenangan ini tetap menyisakan pekerjaan rumah bagi pelatih Alfred Riedl.

Duel Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, berlangsung dalam tempo cepat. Awalnya, Indonesia sempat tertinggal lewat gol yang dicetak oleh M Asraruddin Putra menit 17'. Namun tim Merah Putih berhasil menyamakan kedudukan pada menit 22 melalui gol bunuh diri M. Asraruddin Putra. Berniat menghalau umpan M. Nasuha, pemain bertahan Tim Negeri Jiran itu justru mengalirkan bola ke gawangnya sendiri.

Pada menit ke-33, Indonesia berbalik unggul 2-1 setelah pemain belakang Malaysia, gagal mengawal Christian 'El Loco' Gonzales. Pemain naturalisasi asal Uruguay itu pun berhasil merobek jala Malaysia.

Di babak kedua, Indonesia kembali menambah tiga gol. Masing-masing lewat kaki M Ridwan (55'), Arif Suyono (77'), dan Irfan Bachdim (90').

Cepatnya tempo permainan menyebabkan beberapa pemain Indonesia kram. M. Ridwan bahkan harus ditarik ke luar lapangan karena terlihat sudah kesulitan untuk berlari. Posisinya akhirnya digantikan oleh Arif Suyono.

Nasib tak jauh beda juga dialami gelandang lincah Ocktovianus Maniani. Beberapa menit menjelang laga usai, pemain Sriwijaya FC itu bahkan harus dirawat di pinggir lapangan akibat kram. Beruntung, Ockto masih bisa bermain dan sukses memberikan assist bagi Irfan Bachdim di injury time.

"Permainan berjalan dalam tempo cepat. Dalam cuaca seperti ini sangat masuk akal bila banyak pemain yang kram. Tak hanya pemain Indonesia, pemain Malaysia juga mengalami hal yang sama," kata Riedl.

Kondisi ini tentu saja tidak menguntungkan Merah Putih karena harus bertemu Laos, Sabtu, 4 Desember 2010. Meski berstatus tim kualifikasi, tim ini baru saja menahan imbang Thailand 2-2 di laga perdana.

"Saya juga melihat apa yang Anda lihat di lapangan. Namun dengan istirahat dan nutrisi yang cukup, pemain-pemain yang kram itu kemungkinan bisa pulih saat lawan Laos," kata Pelatih Indonesia Alfred Riedl. "Kami masih punya waktu yang cukup untuk memulihkan mereka. Saya juga telah meminta agar nutrisi mereka diperhatikan untuk mempercepat proses pemulihan." (kd)